GOOGLE TAG ADS

Monday, January 25, 2016

Hari Pertama di Kota Mekah

Assalammualaikum wr wb 

Hal pertama yang dilakukan setelah sampai ke penginapan adalah istirahat sejenak sebelum tiba waktunya untuk melakukan tawaf ketika pertama kali sampai ke kota mekah yakni Tawaf Qudum ialah tawaf sunat sebagai penghormatan pada Baitullah(tahiyat), bagi orang yang melaksanakan haji ifrad atau haji qiran, sedangkan bagi haji tamattu' ketika pertama kali memasuki kota Mekkah langsung melakukan tawaf umrah. Tawaf umrah adalah rukun umrah, orang yang telah melakukan tawaf umrah berarti dia telah melakukan tawaf qudum karena didalamnya telah mencakup makna tawaf qudum.
Untuk bisa mencapai ke masjidil haram dari penginapan adalah dengan menggunakan kendaraan bis yang disediakan khusus untuk para jemaah haji, karena kita tinggal di daerah yang dekat dengan jamarat kurang lebih 2,5 km dr masjid.
Membawa rombongan yang besar karena berjumlah 69 orang maka kita harus melakukan pengawasan secara ekstra karena tidak semuanya berusia muda akan tetapi semua rombongan yang menggunakan kursi roda tetap kita bawa dengan menggunakan bis jamaah. Selama melakukan antrian dan mengangkat jamaah yang memakai kursi roda kita banyak dibantu oleh saudara kita yang berasal dari negara Turki.
Sesampainya kita di bagian belakang masjid kita berjalan menyusuri halaman dan melewati rumah nabi Muhammad SAW dan tak lupa kita membacakan shalawat nabi untuk beliau. setibanya kita di gerbang masjid dan mulai melihat kabah dari kejauhan sambil membaca doa, hal aneh pertama yang saya rasakan adalah melihat para jamaah menangis sesaat setelah melihat kabah sementara saya sendiri hanya merasakan takjub dan tidak menangis sedikitpun dan pemikiran logika saya melihat keadaan tersebut adalah rasa rindu yang teramat sangat setelah puluhan tahun memimpikan untuk pergi ke baitullah.
Melakukan tawaf yang dimulai dari hajar aswad disebelah kiri atau kita melihat ada lampu neon berwarna hijau yang berada disebelah kanan. setiap hitungan putaran itu dihitung bila kita telah kembali melewati hajar aswad. putaran yang kita lalui hampir seperti obat nyamuk bakar yakni dimulai dari yang paling luar sampai akhirnya habis dan menuju ke titik sentral yaitu masuk kedalam hijr ismail.
Bila kita berada dalam hijr ismail itu sama dengan kita berada didalam kabah, keanehan kedua pun terjadi yaitu ketika saya berhasil memegang kabah untuk jangka waktu yang lama dan tetap saya tidak menangis, sangat kontras sekali ketika melihat kesamping kiri dan kanan saya yang hampir semuanya sedang menangis.
Alhamdulillah didalam sana saya dapat shalat sunnah, nah ada trik nih buat gampang shalat dsana yaitu dengan cara memudahkan saudara kita sesama umat muslim untuk dapat shalat disana terlebih dahulu dan menjaganya dari gangguan muslim lain yang baru masuk ke hijr ismail. selesai shalat kita pulang ke maktab atau pemondokan kita.

to be continue...


Wassalam

Sunday, January 24, 2016

Perjalanan Madinah ke Mekah

dah hampir satu tahun saya tidak menulis disini, maaf

Setelah hari ke delapan di kota Madinah dan setelah melaksanakan shalat arbain yaitu melaksanakan shalat wajib selama delapan hari sehingga berjumlah 40 rakaat, Waktu kita di kota Madinah telah selesai sehingga harus meninggalkan kota ini dan beralih menuju kota mekah untuk mempersiapkan ibadah haji.
Pada saat itu saya dan rombongan pergi dari kota madinah menuju kota mekah setelah shalat isya dan mulai menggunakan baju ihram karena akan langsung melakukan umrah dengan mengambil miqat di Tan'im. selama perjalanan dari kota mekah menuju madinah yang ditempuh dengan lama perjalanan selama delapan jam sepanjang itulah kita melakukan talbiyah sampai dengan akhirnya kita tertidur dengan sendirinya, talbiyah yang terus dikumandangkan oleh saya selaku ketua rombongan dan saling bergantian dengan para ketua regu membuat bulu kuduk berdiri karena kita satu rombongan saling bersahutan untuk bertalbiyah dengan suara lantang dan tanpa rasa takut yang menurut saya ini adalah keistimewaan umat islam yang tidak memiliki rasa takut untuk mati demi menyeru dan datang kepada apa yang telah dijanjikan oleh  Allah SWT. 
Dalam perjalanan tersebut kita melewati beberapa kali pemeriksaan terutama di batas kota dan tempat pemberhentian para jamaah seperti masjid, saya sebagai ketua rombongan merasa kesulitan untuk berkomunikasi dengan para panitia pelaksana ibadah Haji terutama yang berasal dari negara Arab karena mereka jarang ada yang menguasai bahasa Inggris dan lebih banyak menguasai bahasa Yaman, akan tetapi dengan adanya barrier itu tidak menghentikan saya untuk dapat beromunikasi dengan mereka karena saya coba mengoptimalkan gadget yang saya miliki sehingga sedikit demi sedikit barrier tersebut dapat terkiki, dengan pengalaman tersebut membuat saya ingin mengupgrade diri bila pergi Ibadah Haji lagi bersama Istri dan keluarga kelak saya harus sudah lancar berbicara bahasa Arab. 
Setelah berhasil melewati batas kota dan sudah memasuki kota Mekah kita kembali diperiksa oleh panitia dan diberikan makanan ringan serta gelang penanda bahwa kita berasal dari jamaah Indonesia.
kita sebagai jamaah haji diantar sampai dengan depan penginapan selama satu bulan kedepan dan alhamdulillah kita menempati Apartemen yang bersih dan rapih.
Setelah tiba di Apartemen hal yang pertama saya lakukan adalah membagi kamar sesuai aturan yang telah disepakati bersama bahwa pria tidak boleh menyatu dengan wanita meskipun itu pasangan suami istri. Apartemen yang ditempati oleh saya ini tidak hanya ditinggali oleh muslim indonesia saja akan tetapi kita berbagi tempat dengan saudara kita yang berasal dari muslim aljazair. fasilitas yang kita dapatkan dalam apartemen itu antara lain :
  1. minimarket
  2. kamar mandi dalam kamar
  3. lift
  4. tempat jemuran
  5. mesin cuci
  6. satu dapur untuk 2 kamar
  7. AC
  8. TV 
  9. Lemari
  10. Mesjid

Alamat pemondokan yang kita tinggali selama dikota Mekah



Friday, March 13, 2015

Rutinitas di Madinah

Assalammualaikum wr wb
Dah lebih dr setengah tahun tdk berbagi cerita rasanya kangen juga
Sambung cerita dari yang terakhir y'
Selama di Madinah kita hanya melakukan rutinitas seperti biasa dengan penuh kedamaian beribadah seperti apa yang kita inginkan selama ini pembawaan kota madinah yang tenang membawa kekhusuan tersendiri bagi Jamaah yang akan beribadah.
Dengan hamparan karpet tebal dan quran disetiap sudut tiang masjid membawa kita betah untuk berlama-lama didalam masjid sambil membaca al Qur'an. Setelah kita selesai shalat disana terdapat beraneka macam tempat makan persis didepan masjid nabawi didepannya terdapat jajaran pertokoan dengan underground menyerupai mal bawah tanah sambil mencoba beraneka makanan khas Arab yang saya rasa makanannya lebih enak drpd makanan selama ada di kota Mekah.
Hari-hari berikutnya kita lalui dengan rutinitas yang sama selama 8 hari, disela-sela rutinitas itu biasanya diisi dengan melakukan perjalanan historis dan belanja pada tempat-tempat bersejarah disekitar madinah seperti masjid quba,  masjid ijabah, perkebunan kurma, coklat, percetakan al Qur'an dll. Dalam perjalanan itu ternyata yang menjadi supir budaya itu merupakan orang asal Subang sehingga tidak terasa seperti sedang berada diluar negeri :) (asa dilembur sorangan) hahaha
Tidak luput dari rutinitas tersebut maka peran karu dan karom sangat dominan untuk memperhatikan keutuhan jumlah jamaah yang ada karena bila salah ada saja jamaah yang tertukar bus sehingga merepotkan jamaah lainnya untuk melakukan pencarian jamaah.
Kalau boleh disimpulkan bahwa rutinitas di Madinah itu lebih fokus untuk beribadah dengan tenang karena fasilitas semua tersedia dengan baik dan berdekatan sehingga tidak akan ada kesulitan semua yang dbutuhin ada semua disini.  Cuma ingat bila menggunakan kendaraan taksi disana usahakan selalu menjaga pasangan karena sering terjadi penculikan bermodus taksi. Bila naik taksi usahakan yang  naik duluan adalah pria dan bila keluar usahakan yang duluan adalah wanita..

Bersambung ke perjalanan di kota Mekah

Sunday, July 13, 2014

Perjalanan Haji 2

Assalammualaikum wr wb, kita lanjut lagi perjalanan haji ini biar sedikit memberikan gambaran nanti disana...

Lanjutan dari perjalanan haji 1....

Selama dalam perjalanan di pesawat kita hanya melakukan aktifitas membaca, berdoa, tidur dan makan hehehe, tapi bagi para pemegang tanggung jawab seperti karu, karom itu melakukan aktifitas pengumpulan lembar visa yang dilakukan diatas pesawat dan nanti diserahkan kepada ketua kloter untuk memastikan para jamaah itu ikut semua.
Sedikit tips selama dipesawat itu harus selalu menyiapkan diri dalam keadaan berwudhu agar mudah ketika akan melakukan suatu kegiatan yang mesti bersih dari najis dan ketika memasuki waktu shalat lebih baik kita melakukan shalat dipesawat dengan cara dijamak qashar karena bila kita terlalu berharap untuk dapat shalat dimushala atau mesjid yang ada di bandara belum tentu waktunya dapat dan bisa-bisa nanti kita jadinya tidak shalat maka disinilah kita mesti pandai-pandai memanage waktu kita sebaik mungkin karena Allah SWT telah memberikan rukhsoh yang dapat dimaksimalkan oleh umatnya demi tercapai dan terpenuhi semua perintahNya.
Setelah berada dibandara Madinah kita melakukan pengecekan paspor dan visa dari dinas imigrasi setempat, dari bandara ini karu dan karom kembali bekerja saling berkoordinasi untuk dapat menemukan koper-koper para jamaah sehingga dalam satu rombongan itu tidak akan saling tertukar satu sama lain sampai dengan koper-koper tersebut dinaikan kedalam bis sampai dengan tiba dihotel yang dituju. Jamaah yang berada dalam satu Kloter itu selalu berada dalam satu hotel karena hal itu telah diatur oleh panitia lokal setempat untuk memudahkan koordinasi satu sama lain.
Karom dan karu kembali bertugas dalam melakukan pembagian kamar bagi para jamaah dan disinilah sering terjadi rawan konflik antar jamaah karena tidak mau dipasangkan dengan jamaah lainnya, konflik yang kedua adalah karena koper yang belum ketemu dengan pemilik aslinya sehingga kita mesti mencari ke tempat rombongan lainnya.  
Setelah semua terpenuhi baik itu kamar hotel maupun koper, saatnya istirahat sejenak sebelum ketemu dengan waktu shalat, karena ketika di Madinah biasanya kita dituntut untuk dapat shalat Arba'in (empat puluh) jadi kita dituntut untuk dapat melaksanakan shalat empat puluh waktu tanpa putus sekalipun, bila diambil intinya adalah kita memupuk kedisiplinan shalat karena pada musim haji biasanya bila kita ingin shalat didalam mesjid Nabawy kita mesti sudah masuk kedalam mesjid sebelum tiba waktu adzan..






Bersambung......

Wassalam

Saturday, July 12, 2014

Perjalanan Haji - 1

Ga kerasa perjalanan haji udah ampir setahun terlewati dan sekarang dah masuk musim haji baru, kali ini saya mau sedikit cerita mengenai bagaimana cara koordinasi dilapangan dengan para jamaah yang ada biar nanti ga kaget sewaktu ada dilapangan kelak,,,
Kita mulai dari susunan struktural secara Kloter (Kelompok Terbang) pada tahun 2013 yang terdiri dari:
  1. Ketua Kloter
  2. Ketua Pembimbing yang ditugaskan oleh pemerintah
  3. Pengawas Kloter 
  4. Tim Kesehatan (Seorang Dokter dan 2 orang Perawat)
  5. Ketua Rombongan
  6. Ketua Regu
Peran dan Fungsi
Ketua Kloter - bertanggung jawab penuh terhadap seluruh jamaah yang berada dalam Kloternya dengan total 450 jamaah
Ketua Pembimbing - Bertanggung jawab terhadap kegiatan ibadah jamaah selama berada di medan perjuangan
Pengawas Kloter - mengawasi setiap pergerakan jamaah dalam satu kloter dan melakukan evaluasi terhadap situasi yang dihadapi agar tidak terulang kembali dikemudian hari
Tim Kesehatan - Bertanggung jawab terhadap kesehatan seluruh jamaah yang berada dalam kloternya dan dibantu oleh dua orang perawat serta selalu berkoordinasi dengan tim kesehatan nasional yang ditugaskan selama kegiatan menjalankan ibadah haji
Ketua Rombongan - bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan setiap ketua regu mengenai berbagai kegiatan yang akan dijalani, setiap karom membawahi 44 orang termasuk 
Ketua Regu - bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan setiap jamaah yang akan melakukan berbagai kegiatan, setiap karu membawahi 10 orang

Pengalaman 
Allah SWT memiliki rencana dengan menugaskan saya untuk menjadi seorang karom yang ditunjuk oleh negara saat berada di Bandung, tugas pertama yang akan dijalani adalah mengikuti pelatihan mengenai koordinasi antarlini yang menjadi tugas selama berada ditanah suci.
untuk wilayah Bandung keberangkatan dimulai dengan diinapkan terlebih dahulu di pondok haji bekasi selama 2 hari 1 malam, dan nanti kita disana dikumpulkan dengan jamaah 1 kloter, mulai saat pondokan inilah tugas dimulai bagi orang-orang yang ditugaskan oleh negara.
saat dipondok haji ini ketua regu mulai menghitung jamaah yang termasuk dalam regunya dan diberitahukan kepada ketua rombongan untuk dilaporkan kepada ketua kloter
ketua regu, rombongan, kloter wajib mengetahui secara real mengenai keadaan spesifikasi jamaahnya, mulai dari jamaah tertua sd termuda, yang memiliki penyakit, yang berpasangan atau sendiri dll.
saat dipondok haji ini akan mulai dibagikan gelang identitas haji dan uang living cost untuk di tanah suci, selain itu disini diperiksa kesehatan ulang apakah sesuai dengan data yang telah diberikan atau tidak. selama dipondokan kita hanya menjalani kegiatan ibadah sehari-hari dan menyiapkan hapalan-hapalan untuk nanti selama menjalani ibadah ditanah suci.
hari berikutnya dipondokan adalah melakukan persiapan kita untuk pergi ke embarkasi Halim Perdanakusumah Jakarta, lapangan udara ini digunakan untuk kepergian jamaah dari jawa barat, dari embarkasi ini kita pergi ke Jeddah/ Madinah dengan waktu tempuh kurang lebih 9 jam.




lanjutan .......next posting.....   
Wassalam

  

Wednesday, December 4, 2013

Rincian Perlengkapan Haji

Blog ini bukan untuk jualan perlengkapan tapi hanya untuk sharing pengalaman selama saya melakukan ibadah ke tanah suci semata, selama di Indonesia kita pasti bingung apa saja yang mesti dibawa.

Ibadah Haji sendiri merupakan salah satu jenis ibadah yang menyenangkan dan mesti dilakukan dengan khidmat agar semua proses rukun maupun wajib hajinya terpenuhi.  Saat Haji kita akan diberi 3 buah tas oleh pihak penerbangan baik itu Saudi Arabia Airlines maupun oleh garuda Indonesia Berikut adalah rincian untuk peralatan yang mesti dibawa saat ibadah haji:
1. Koper Besar 
-   Koper ini berisi berupa perlengkapan pakaian ganti kita selama berada disana
-   Baju ihrom dua pasang (4 helai)
-   Perlengkapan kesehatan pribadi
-   Perlengkapan makan dan minum
-   Perlengkapan mencuci
-   Handuk besar
-   Perlengkapan pendukung seperti payung, sprei, sandal jepit, kantung batu, plastik, alat cukur, gunting, tali plastik, sarung tangan, alat jahit, masker, tempat uang agar tidak ada disatu titik.
-   Bila kita ada yang terlupa mengenai perlengkapan-perlengkapan tersebut jangan panic dan tetap tenang karena semua kebutuhan tersebut tersedia lengkap ditoko-toko (bin dawood) yang berada disekeliling masjid baik itu Nabawi maupun Haram.

***Bila semua perlengkapan telah masuk kedalam koper disarankan untuk dikunci kembali dengan menggunakan tali rambang demi keamanan barang-barang bawaan 

             2. Tas Tentengan
-   Berisi perlengkapan mandi
-   Handuk kecil
-   Makanan kecil
-   Perlengkapan pendukung seperti kacamata baca maupun hitam , botol minuman
-   Perlengkapan shalat
-   Jaket
-   Perlengkapan peralatan telekomunikasi terutama charger dan powerbank

.            3. Tas paspor
-   Berisi buku hijau kesehatan
-   SPMA (Surat Perintah Masuk Asrama)
-   Paspor
-   Data diri (KTP, Photo)
-   Dompet yang berisi uang seperlunya dan kartu ATM yang berlogo VISA bila kita butuh sedikit penarikan uang via ATM
-   Alat tulis seperlunya

Untuk masalah makan tidak perlu risau karena selama di madinah kita telah disediakan 3 kali makan oleh pemerintah lengkap dengan buah-buahanya dan sekeliling masjid Nabawi pun banyak para pedagang makanan baik itu khas timur tengah maupun makanan Indonesia sendiri.
contoh makanan katering yang dijamin oleh pemerintah:



Membeli makanan baru kita lakukan baik itu memasak sendiri maupun membeli sendiri dengan uang living cost yang diberikan oleh pemerintah selama berada di Mekah, tetapi itu juga tak perlu takut karena banyak sekali pedagang disekitar Masjidil Haram.   

Semoga bermanfaat bagi para calon jamaah Haji,,,

Saya doakan semoga yang membaca blog ini dapat segera untuk pergi Haji Aamiin,,,



Thursday, November 28, 2013

PIlih HAJI Atau UMROH??

Zaman sekarang ini sedang trend bila liburan diisi dengan melakukan bepergian keluar negeri hanya untuk mengharapkan kepuasan semata dan menghilangkan kepenatan beban pikiran, banyak dikalangan umat muslim yang melakukan hal tersebut dan menjadikan destinasi akhirnya jatuh pada umroh atau haji.

Banyak sekali rekan-rekan saya yang menanyakan enakan pergi haji atau umroh terlebih dahulu? dan saya selalu menjawab lebih baik pergi HAJI terlebih dahulu meskipun nanti daftar tunggunya yang panjang dengan alasan:
  1. Haji merupakan RUKUN ISLAM yang ke lima
  2. Disebutkan dalam Al-Quran surat Al Baqarah ayat 196. "dan sempurnakanlah ibadah haji dan 'umrah karena Allah...." dalam ayat ini disebutkan urutan untuk melakukan ibadah yang menempatkan ibadah haji terlebih dahulu lalu Umroh, karena Insya Allah dengan kita memiliki niat untuk pergi Haji dan telah melakukan pendaftaran maka ibadah umroh pun akan kita dapatkan juga selama kita menunggu perjalanan haji tersebut
  3. Biasanya kita pusing bagaimana cara mendapatkan uang sebanyak itu, jangan pusing akan hal tersebut karena Allah SWT telah membuat jaminan dalam Al-Quran surat Al Baqarah ayat 202 " mereka Itulah orang-orang yang mendapat bahagian daripada yang mereka usahakan; dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya." dalam ayat ini telah jelas bahwa Allah yang memberikan rezeki diseluruh alam ini dan kita hanya perlu untuk berusaha/ ikhtiar dalam mencarinya.
  4. Selama melakukan ibadah haji kita pasti melakukan ibadah umroh dan selama disana kita dapat melakukan umroh sunah beberapa kali karena semasa hidup Rasulullah SAW hanya melakukan umroh sebanyak empat kali.
  5. Bila orang yang mampu lalu dia tidak melakukan ibadah haji maka tinggal memilih agama diluar Islam. mampu disini bukan semata-mata materi tapi juga dapat melihat orang-orang disekitar kita (keluarga, tetangga) apakah masih membutuhkan bantuan kita atau tidak karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.
  6. Berhajilah selagi kita masih diberi waktu senggang, fisik yang sehat, dan saat muda dikarenakan ibadah haji adalah ibadah banyak menguras energi
  7. Kelimpahan rezeki yang halal seperti yang disebutkan dalam Al-Quran surat Al Baqarah ayat 195 "dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik."
Inilah sebahagian alasan saya melakukan ibadah Haji saat usia muda dan jawaban kepada rekan-rekan yang selalu bertanya kepada saya.


Tuesday, November 26, 2013

Adab Bertetangga

Melakukan perjalanan umroh dan haji sangat erat kaitanya dengan hablum minannas kita sebagai manusia untuk dapat menjaga tali silaturahmi dan rasa keamanan serta kekeluargaan selama melakukan perjalanan ke Baitullah. untuk menghilangkan konflik-konflik yang biasa terjadi alangkah baiknya bila kita belajar mengenai cara atau adab-adab bertetangga terlebih dahulu.
berikut artikel terkait mengenai hal itu:

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Muhbib Abdul Wahab
Manusia ditakdirkan oleh Allah SWT sebagai makhluk sosial. Ia tidak dapat hidup sendiri, tanpa kerja sama dengan orang lain atau bermasyarakat.
Karena itu, dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara kita selalu hidup bertetangga, membutuhkan satu sama lain.

Tetangga merupakan mitra sosial terdekat kita. Dengan tetangga, kita belajar hidup bersama (learning to life together) secara simbiosis-mutualistik, saling berbagi dan saling menguntungkan.

Bertetangga dengan baik (rukun dan harmoni) merupakan manifestasi keimanan yang sempurna. Belum sempurna iman seseorang jika masih suka menyakiti tetangganya. "Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah menyakiti tentangganya." (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Namun, terkadang kita menjumpai tetangga yang tidak tahu diri. Ibnu Mas'ud pernah didatangi oleh seorang sahabat yang mengadukan perlakuan tetangganya terhadap dirinya.
"Saya mempunyai seorang tetangga yang selalu menyakitiku, mencaci maki diriku, dan mempersempit gerak langkahku."

Ibnu Mas'ud menasehatinya, "Pergilah..! Jika tetangga itu maksiat kepada Allah, maka engkau harus tetap taat kepada-Nya dalam memperlakukannya!"

Hidup bertetangga secara baik merupakan miniatur moral hidup bernegara. Kita harus saling memahami hak dan kewajiban masing-masing.
Interaksi antartetangga dapat berjalan dengan baik jika semuanya mau hidup berbagi suka dan duka, tidak mengedepankan individualitas.

Suatu ketika Rasul SAW bertanya kepada para sahabat, "Tahukah kalian, apa saja yang menjadi hak-hak tetangga itu?" "Hanya Allah dan Rasul-Nya yang paling tahu," jawab mereka.

Rasul lalu menjelaskan, "Hak-hak tetangga itu adalah: jika ia meminta pertolongan kepadamu, tolonglah dia; jika meminta pinjaman kepadamu, pinjamilah dia; jika meminta bantuan kepadamu, bantulah dia; jika ia sakit, jenguklah dia; jika ia memperoleh kebaikan atau kesuksesan, berilah ia ucapan selamat; jika ia mengalami musibah, berikanlah ta'ziyah (doa dan penghiburan); jika ia meninggal dunia, antarkanlah jenazahnya.”

“Janganlah engkau meninggikan bangunan rumahmu sehingga menghalangi ventilasi udara tetanggamu tanpa seizinnya; janganlah pula engkau menyakitinya karena engkau memasak suatu makanan yang baunya dapat dirasakan oleh tetanggamu tanpa engkau memberi sebagiannya.”
“Jika engkau membeli buah-buahan, berikanlah sebagian untuknya. Jika engkau tidak memberinya, maka bawalah masuk buah-buahan itu ke dalam rumahmu secara sembunyi-sembunyi. Dan janganlah anak-anakmu sampai membawa keluar rumah buah-buah itu, sehingga anak-anak tetanggamu menjadi tahu dan memicu kemarahan mereka." (HR Tabrani).

Sungguh indah adab bertetangga yang diteladankan Rasul SAW. Jika hak-hak tetangga tersebut dapat dilaksanakan dalam kehidupan, niscaya konflik, kelaparan, kemalangan, dan penderitaan yang dialami tetangga tidak perlu terjadi.

Sebaliknya, dengan memenuhi hak-hak tetangga, semua warga masyarakat akan saling memiliki kesetiakawanan dan solidaritas sosial yang tinggi.

Adab bertetangga tidak hanya penting dipahami oleh warga bangsa, melainkan juga penting diteladankan oleh para pemimpin. Keteladanan dari pemimpin menjadi salah satu barometer terwujudnya keharmonisan sosial.

Adab bertetangga yang diajarkan Rasulullah SAW tersebut tetap relevan diaktualisasikan di dalam masyarakat modern, terutama masyarakat perkotaan yang cenderung individualis dan menutup diri. Wallahu a’lam.


Monday, November 25, 2013

Pentingnya Bahasa

Perjalanan Haji tahun 1434 H membuat saya terkesan dengan berkumpulnya berbagai umat muslim diseluruh dunia yang berada dalam satu tempat, saya kira berbekal bahasa Inggris yang dianggap bahasa Internasional sudah cukup untuk membuat saya dapat berkomunikasi dengan berbagai pihak akan tetapi dugaan saya ternyata salah, tidak semua orang mengerti akan bahasa Inggris termasuk ketika kita bepergian ke berbagai tempat yang akhirnya hanya menggunakan bahasa Tarzan (isyarat tangan). Bahasa Inggris digunakan hanya ketika kita melakukan komunikasi dengan umat yang sama-sama melakukan ibadah haji dengan melakukan perjalanan jauh dari negara-negara sekitar arab

Sedikit demi sedikit dari hari demi hari yang telah dilalui akhirnya dapat mengerti akan bahasa daerah disana yakni bahasa Arab minimal mengerti untuk melakukan perjalanan ketika menggunakan taksi, dalam berkomunikasi sehari-hari disana dengan orang arab saya terbantukan dengan adanya google translate oleh karena itu saya tidak bisa lepas dari gadget smartphone yang memiliki banyak kegunaan termasuk ketika melakukan sesi photo-photo :D
Pentingnya bahasa dari daerah yang bersangkutan membuat saya banyak belajar bahwa benar kiranya bahwa kita mesti mengerti bahasa dari suatu daerah sebelum melakukan perjalanan.

Thursday, February 14, 2013

Microsoft SkyDrive Cloud Service for Small Business


With Microsoft SkyDrive you will be able to take your files with you wherever you go - with anytime, anywhere access - through 7 GB of free storage and 24/7, 365 access across all devices. SkyDrive eliminates problems with server downtime and improves communication and sharing with full-time access to files and easy, real-time collaboration on documents and spreadsheets.
Real-time collaboration on the same document
Unlike other cloud-based storage services, such as Dropbox, Google Drive, and Apple iCloud, SkyDrive offers free access to Word, Excel, PowerPoint, and OneNote in your browser with free Office Web Apps; full-time mobile access across devices and operating systems; real-time collaboration with multiple users on the same document anywhere at any time. You can also share only the documents you choose, while keeping others private.
  • 7 GB storage for Windows, Mac, and Web
  • Full access to files from iPhone, iPad, Windows Phone, and Android Devices
  • Seamlessly work in Office with Mac, PC, and Web
  • Track document changes and alternate versions
  • Real-time collaboration with multiple users on multiple docs
  • Allow collaboration on any doc
  • Limit access to critical documents
With SkyDrive, your people will have access to all of their favorite Windows Office tools regardless of the device they are using; including Mac and PC. You will have free access to Office Web Apps, an abbreviated version of Office, or you can allow access to your full Office suite of applications through SkyDrive.
Your people will be able to use a PC, Mac, iPhone, or iPad to access traditional Windows apps, such as...
  • Word
  • Excel
  • PowerPoint
  • Outlook
  • OneNote
  • Across all of their devices
Safe secure online storage for all small business needs
Simply download SkyDrive to your PC or Mac and a desktop SkyDrive folder will be automatically created. From that point forward, any Word docs, Excel spreadsheets, photos, or PowerPoint presentations you place in the folder will be available across all SkyDrive enabled devices; including Mac and Android mobile devices.
  • The latest version of any doc is available for any of your devices
  • Store over 20,000 Office documents
  • Store over 7000 photos
  • Secure Sockets Layer (SSL) encryption for secure file storage
  • Sophisticated physical and electronic security measures
  • Multiple copies of each file saved on different servers and hard drives
  • Password protected access to critical data and file